Film Moon Cake Story yang Salah Resep

Film Moon Cake Story yang Salah Resep

Tahun ini adalah tahun produktif  bagi sutradara Garin Nugroho, setelah rampung dengan film Setan Jawa dan Nyai, ia kembali menghadirkan film baru yang lebih ringan. Film Moon Cake Story adalah sebuah film bergenre drama, selayaknya film drama ada banyak adegan yang mampu mengaduk-aduk perasaan bahkan hingga kita usai menontonnya sekalipun selalu ada perasaan sendu yang tetinggal. Inilah film yang coba dihadirkan oleh Garin, lebih mudah dipahami walaupun sedikit konvensional.

Dibuat dengan doa dan cinta

Adalah David, seorang pengusaha muda yang tengah berkabung setelah kematian istrinya, yang tanpa sengaja bertemu dengan Asih seorang jaki 3 in 1. Pertemuan mereka terjadi saat ada razia terhadap joki 3 in 1. David merasa tersentuh dan teringat kembali akan mendiang ibunya ketika melihat kedekatan Asih dan anak lelakinya, dia merasa Togel Online menemukan kembali sosok ibu dalam diri Asih, sosok yang sudah lama meninggalkan dia.

Seperti judul filmnya, moon cake atau kue bulan adalah media yang mengikat keseluruhan cerita di film ini. Konon katanya moon cake bukan hanya sekedar roti untuk perayaan bagi orang beretnis Tionghoa, moon cake adalah roti yang dibikin dengan doa dan penuh cinta. David yang melihat Asih seperti sosok ibunya memberikan resep moon cake miliki mendiang ibunya kepada Asih, dengan harapan Asih mampu meneruskan resep itu dan membuat moon cake untuk orang-orang yang disayanginya.

Film ini nyaris tidak ada sentuhan drama cinta picisan, yang dihadirkan adalah cinta lain dalam wujud persahabatan dan cinta masa lalu antara ibu dan anak. Begitulah ciri Garin dalam membuat suatu film dengan tema cinta, ia selalu menghadirkan cinta yang universial, bukan hanya sebatas pada perasaan eros saja. Beberapa adegan sangat mampu membuat penonton terhanyut dalam adukan emosi yang luar biasa.

Garin Salah Resep

Nama Garin Nugroho dalam dunia perfiliman Indonesia bukanlah nama sembarangan, beberapa karya filmnya bisa dikatakan brilian dan inovatif  untuk ukuran orang Indonesia. Lihat saja cara dia membuat film Opera Jawa, film bertemakan treatikal musikal. Kemudian film Setan Jawa, film bisu pertama di Indonesia dengan hanya menampilkan suara gamelan. Atau film panjang berjudul Nyai yang dibikin dengan konsep teater dan hanya direkam dalam satu shot panjang.

Film Moon Cake Story terbilang cukup ringan dibandingkan dengan ketiga film tersebut, karena memang jarang betul Garin membuat film dengan tema yang sangat konvensional. Ia seperti ingin membuktikan bahwa ia juga mampu untuk bercerita dengan cara yang sederhana, seperti pada filmnya yang terdahulu ‘Rindu Kami Padamu’. Secara konsep film Moon Cake Story hampir mirip dengan film Rindu Kami Padamu, namun sayangnya Garin seperti salah resep.

Ada banyak hal yang luput dari perhatiannya, misalnya seperti editing yang tidak rapi, banyaknya tokoh pembantu yang pada akhirnya tidak jelas apa tujuannya, atau kehilangan fokus cerita. Mungkin menonton ini rasanya kurang greget jika dibandingkan dengan beberapa karya film Poker Online yang pernah dia buat, rasanya seperti bukan Garin yang membuat.

Walaupun demikian, kita harus mengapresiasi sebab di usia yang tak lagi muda seperti ini, Garin justru sedang giat membuat karya baru. Anggap saja film Moon Cake Story adalah karya Garin di tengah proses produktifnya. Meskipun banyak kekurangan, film ini masih wajib untuk ditonton, sebab kita tidak mungkin menemukan adegan yang mengaduk emosi kita sedemikian dalam selain dari film ini. Semoga Moon Cake Story bakalan lama di bioskop ya.

Continue Reading